Yogyakarta, 9 April 2026─Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Toyagama merupakan inisiasi Universitas Gadjah Mada tersedia di berbagai fakultas yang ada termasuk FISIPOL. Kehadiran fasilitas Toyagama di kampus ini merupakan bagian dari manifestasi gerakan Green Campus yang terus digalakkan oleh tingkat universitas hingga fakultas. Inisiatif penyediaan alat pengisian air minum (water station) ini tidak hanya bertujuan untuk menjamin ketersediaan air minum yang sehat, aman, dan berstandar tinggi, tetapi juga menjadi langkah konkret dan terukur dalam menekan volume sampah plastik sekali pakai, khususnya botol air kemasan yang kerap menjadi penyumbang limbah terbesar di area kampus.
SDGs
Yogyakarta, 8 April 2026—Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) terus menunjukkan perhatiannya terhadap prinsip inklusivitas.
Salah satu bukti nyata adalah tersedianya berbagai fasilitas yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan civitas akademika penyandang disabilitas. Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan lingkungan kampus yang setara dan nyaman bagi semua, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan. Beberapa fasilitas ramah difabel yang dapat ditemukan di lingkungan FISIPOL UGM antara lain jalur landai (ramp) untuk kursi roda, toilet khusus disabilitas, lift penumpang, serta parkir disabilitas.
Yogyakarta, 7 April 2026—Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) memasang kursi khusus untuk mahasiswa yang mencatat menggunakan tangan kiri. Kehadiran fasilitas ini merupakan bagian dari upaya fakultas dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan nyaman bagi seluruh civitas akademika.
Pernahkah kita memperhatikan bagaimana seorang mahasiswa kidal menulis di kursi kuliah? Desain kursi dengan meja yang menempel di sisi kanan tubuh, yang umum ditemui di sebagian besar ruang kelas, seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang dominan menggunakan tangan kiri. Akibatnya, tak sedikit mahasiswa kidal yang harus duduk dengan posisi menyamping atau bahkan menggunakan kursi di sebelah kirinya sebagai meja darurat.

Kami dengan bangga kembali membagikan beberapa publikasi terbaru dari Dosen FISIPOL UGM yang dapat diakses dan dibaca:
1. Artikel Jurnal – Oki Rahadianto Sutopo
“Contextualising the Subculture/Post-Subculture Debate: Young Indonesian Musicians Navigating Careers in the Digital Era”
🔗 https://link.springer.com/article/10.1007/s43151-026-00208-2
2. Artikel Jurnal – Hempri Suyatna, Kafa Abdallah Kafaa, Mohammad Farid Budiono
“Digitalising Traditional Markets: Challenges and Opportunities for MSMEs in Indonesia”
🔗 https://journal.ugm.ac.id/jsp/article/view/104248
Yogyakarta, 2 April 2026 ─ Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan acara silaturahmi tahunan, Syawalan 1 Syawal 1447 H pada Kamis (2/4). Bertempat di Selasar Barat FISIPOL UGM, acara yang berlangsung sejak pukul 10.00 ini mengangkat tema sentral yang sangat relevan dengan dinamika global saat ini, yakni “Memperkuat Ukhuwah Insaniah dalam Menghadapi Polikrisis”. Acara Syawalan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, pensiunan, serta mahasiswa yang berbaur menjadi satu.
Kegiatan Syawalan ini menghadirkan Alissa Wahid, S.Psi., M.Psi. sebagai pembicara utama. Melalui tema tersebut, acara ini mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan pentingnya merawat persaudaraan kemanusiaan serta solidaritas sosial dalam merespons berbagai krisis multi-dimensi (polikrisis) yang tengah melanda secara global. “Ukhuwah insaniyah dibutuhkan untuk melawan sekaligus mempertahankan kekuasaan. Berarti menjadi orang yang adil, seimbang, moderat.” ujarnya. Momen ini sekaligus menjadi wadah bagi seluruh civitas akademika FISIPOL UGM untuk saling bermaaf-maafan dan mempererat tali silaturahmi di bulan Syawal.
Yogyakarta, 30 Maret 2026—Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), melalui Center for Digital Society (CfDS) bekerja sama dengan Asia-Europe Foundation (ASEF), menyelenggarakan The 23rd Informal ASEM Seminar on Human Rights (ASEMHRS23): Capacity-Building Training bertajuk “Future-Proofing AI: Building Human-in-the-Loop Governance Skills for Rights-Respecting AI”.
Kegiatan ini merupakan forum internasional yang mempertemukan peserta dari berbagai negara di Asia dan Eropa, termasuk perwakilan pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, dan institusi hak asasi manusia. Diselenggarakan selama tiga hari, pada 30 Maret hingga 1 April 2026 di Yogyakarta, program ini berfokus pada penguatan kapasitas dalam memahami dan merespons dampak kecerdasan artifisial (AI) terhadap hak asasi manusia, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor dan lintas kawasan.
Dosen Program Studi Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) FISIPOL UGM, yaitu Hempri Suyatna, Kafa Abdallah Kafaa, dan Mohammad Farid Budiono, bersama peneliti lain, Rindu Sanubari Mashita Firdaus dan Istianto Ari Wibowo, baru saja mempublikasikan artikel ilmiah terbaru berjudul “Digitalising Traditional Markets: Challenges and Opportunities for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia” pada Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Penelitian ini mengkaji bagaimana pasar tradisional di Indonesia beradaptasi dengan proses digitalisasi, khususnya dalam menghadapi dinamika transformasi ekonomi digital yang semakin pesat. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif pada pasar tradisional di Yogyakarta, riset ini menyoroti bahwa digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan adopsi teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial seperti modal sosial, kolaborasi antar-aktor, literasi digital, serta dukungan kelembagaan .

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima Visiting Scholar bersama Dr. Priyambudi Sulistiyanto, pada periode 30 Maret hingga 21 April 2026.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya FISIPOL UGM dalam memperkuat jejaring akademik internasional serta mendorong pertukaran pengetahuan di bidang ilmu sosial dan politik, khususnya terkait kajian politik Indonesia dan Asia Tenggara.
Selama berada di FISIPOL UGM, Dr. Priyambudi akan terlibat dalam berbagai kegiatan akademik, antara lain public lecture, master class bertajuk “Melawat ke Asia”, workshop mahasiswa doktoral dengan tema “Comparative Southeast Asia”, workshop metodologi “Doing Field Research in Southeast Asia”, serta seminar bertajuk “Napak Tilas Alm. Ben Anderson di Bangkok”. Kegiatan-kegiatan ini terbuka bagi sivitas akademika dan diharapkan dapat menjadi ruang dialog akademik yang produktif.

FISIPOL UGM mengundang partisipasi Anda yang menaruh minat pada kajian triple disruption untuk berkontribusi menyumbangkan buah pemikiran yang dituangkan dalam artikel pendek dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Panjang tulisan 850 – 1.000 kata, sudah termasuk daftar pustaka
2. Artikel dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, dan dikemas dalam bentuk op-ed, populer ilmiah untuk pembaca umum.
3. Artikel memuat kutipan atau sitasi karya dosen/peneliti Fisipol dengan topik yang berhubungan dengan artikel.
4. Artikel dikirimkan dalam format ms. word ke email megashift.fisipol@ugm.ac.id dengan subyek: Triple Disruption Brief Article
5. Tulisan dilengkapi dengan identitas dan afiliasi penulis.