Pos oleh :

fisipol

Membincang Fenomena Orang Kaya Baru saat Krisis Pandemi dalam PoldevTalks Institute for Policy and Development UGM

=&0=&━Pusat penelitian milik Departemen Manajemen Kebijakan Publik, Institute for Policy and Development, mengadakan PoldevTalks untuk pertama kali. Diselenggarakan pada (01/04) melalui siaran langsung Instagram, PoldevTalks perdana ini mengundang Yendri Ferdiansyah untuk membicarakan isu “Bagaimana Krisis Pandemi Lahirkan Orang Kaya Baru?”. Bagi Yendri sendiri, terminologi ‘orang kaya’ tidak hanya terbatas pada orang dengan kadar kekayaan tertentu, tetapi juga bisa merujuk pada individu yang berhasil meningkatkan kekayaannya dari kondisi sebelumnya.

Tidak dapat dimungkiri bahwa pandemi COVID-19 banyak memberikan dampak buruk bagi berbagai sektor, termasuk sektor perekonomian. Kebijakan penanganan COVID-19 yang membatasi kegiatan masyarakat secara langsung turut mematikan aktivitas yang biasa dilakukan, sehingga perekonomian negara pun turut menurun. Ditambah lagi, pembatasan kegiatan perekonomian antar negara yang memperburuk kondisi perekonomian berbagai negara. Kondisi ini memaksa pemerintah untuk menerapkan berbagai kebijakan guna memulihkan sektor perekonomian, mulai dari kebijakan keuangan, ekonomi, hingga sosial.“Salah satu kebijakan pemerintah yang paling berpengaruh dan berguna baik bagi korporasi maupun masyarakat adalah restrukturisasi kredit,” ungkap Yendri menjawab pertanyaan dari Rizky Dwi Lestari, moderator pada acara PoldevTalks pertama. Dengan adanya restrukturisasi kredit, korporasi dan masyarakat dapat menunda pembayaran hutang ke bank pada masa krisis seperti ini. Dengan adanya restrukturisasi, masyarakat dan korporasi dapat lebih terbantu, risiko dapat lebih terminimalisir, di tengah hutang yang bertambah dan penghasilan terancam.  read more

Kelas Riset dan Big Data KOMAP: Perencanaan Riset Big Data

Korps Mahasiswa Politik Pemerintahan (KOMAP) Fisipol UGM menyelenggarakan kelas diskusi pada 29 Maret 2021 mengenai Riset dan Big Data dengan tajuk “Perencanaan Riset Big Data”. Kelas ini menghadirkan Peneliti Polgov, Wegik Prasetyo sebagai pemateri dan acara dimoderatori oleh Bara, Mahasiswa Politik Pemerintahan angkatan 2020. Kelas ini diselenggarakan secara daring melalui platform zoom, dan diikuti oleh sekitar 45 peserta diskusi.

Riset dan Big Data

Perkembangan teknologi berdampak pada berbagai perubahan dalam kehidupan manusia, termasuk dalam bidang pendidikan dan penelitian. Dengan tawaran kemudahan dari keberadaanya, bidang riset turut mengikuti tren perkembangan dengan memanfaatkan teknologi untuk mempermudah berbagai kegiatan penelitian. Perubahan dunia yang serba digital sebagai akibat dari perkembangan teknologi, selanjutnya juga berdampak pada keterbukaan dan kemudahan akses data di masyarakat yang menghasilkan himpunan data yang sangat besar dan familiar disebut sebagai Big Data, keberadaan big data seringkali dimanfaatkan dalam kegiatan riset dengan metode Big Data Analysis. read more

Maskulinitas Beracun

Pada hari Sabtu, yakni tanggal 27 Maret 2021, Sintesa Diskusi Berat atau yang familiar disebut Sindikat kembali digelar oleh Lembaga Pers dan Penerbitan Mahasiswa (LPPM) Sintesa Fisipol dengan mengangkat isu seputar Maskulinitas Beracun (Toxic Masculinity). Tiga pemateri yang terdiri atas Anindya Restuviani (Program Director Lintas Feminis Jakarta dan Co-Founder Hollaback Jakarta), Nur Hasyim, M.A. (Dosen Fisip UIN Walisongo Semarang dan Co-Founder Aliansi Laki-laki Baru), serta Ulya Niami Efrina J. (Akademisi Fisipol UGM). Sesi diskusi yang berjalan dengan menghabiskan waktu kurang lebih sekitar dua jam ini banyak membedah serba-serbi maskulinitas beracun dengan beberapa catatan komprehensif dari pemateri, yang diantaranya sebagai berikut: read more

Peresmian Journal of Social Development Studies oleh Departemen PSdK

Yogyakarta, 26 Maret 2021—Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) FISIPOL UGM mengadakan peluncuran Journal of Social Development Studies pada Jumat (26/03). Peluncuran jurnal dilakukan secara daring melalui Zoom dan dapat disaksikan di kanal Youtube PSdK FISIPOL UGM. Sebagai simbol peresmian jurnal dilakukan pemotongan tumpeng oleh Dr. Krisdyatmiko, S.Sos., M.Si., Ketua Departemen PSdK. Peluncuran jurnal dipandu oleh Kafa Abdallah Kafaa, S.Sos., M.A., editor JSDS dan dosen PSdK. Dalam peluncuran jurnal ini juga dilakukan diskusi dan tanya jawab dengan para penulis artikel jurnal.Pemotongan tumpeng secara simbolik dilakukan Krisdyatmiko kepada Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D, selaku Editor in Chief JSDS. Dalam sambutan singkatnya, Krisdyatmiko mengungkapkan prosesi pemotongan tumpeng yang diberikan kepada Nurhadi merupakan bentuk simbolik untuk terus mengawal jurnal ini dari awal hingga dilanjutkan pada pengelola jurnal berikutnya. Nurhadi mewakili editor JSDS menerima simbol tumpeng sebagai amanah untuk menjadikan JSDS semakin berkembang dalam mengawal produksi pengetahuan di PSdK.

Dalam sambutan umumnya, Krisdyatmiko menyebutkan peluncuran jurnal JSDS ini merupakan bentuk pengawalan gagasan para pendiri Departemen untuk selalu berpihak pada masyarakat yang marjinal. Krisdyatmiko mengakui peluncuran jurnal ini merupakan salah satu cita-cita Departemen yang diharapkan tidak hanya memberi kajian tetapi juga praktek-praktek dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui agenda-agenda pembangunan sosial. Pada akhir sambutannya Krisdyatmiko mengajak para hadirin untuk mengirim artikel pada JSDS. “Mari meramaikan jurnal ini dengan mengirim berbagai artikel yang nanti akan diseleksi dan dipublikasikan untuk terbit di JSDS”, imbuhnya.  read more

Staf Kominfo Sebut Perlunya Pembangunan dan Peningkatan Infrastruktur Internet di Indonesia

Yogyakarta, 18 Maret 2021—Social Development Talks (SoDeT) mengadakan diskusi bertajuk “Peta Jalan Transformasi dan Inklusi Digital Indonesia”, pada Kamis (18/03). SoDeT yang merupakan bagian dari Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) FISIPOL ini, melaksanakan diskusi daring melalui Zoom. Diskusi menghadirkan Dr. Dedy Permadi, dosen Hubungan Internasional FISIPOL UGM dan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bidang Digital dan Sumber Daya Manusia sebagai pembicara. Moderator dalam diskusi kali ini adalah Zita Wahyu Larasati, S.Sos., M.A., dosen PSdK FISIPOL UGM. read more

Diskusi “Women’s Struggle in Misogynistic Society” alam Ruang Aman Eunoia

Yogyakarta, 14 Maret 2021—Dewan Mahasiswa FISIPOL UGM menyelenggarakan ruang diskusi aman untuk bertukar pikiran mengenai isu-isu yang terdapat di masyarakat bernama Eunoia. Masih dalam momentum Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret lalu, dalam pertemuan pertama Eunoia ini, Dema FISIPOL UGM mengundang Julia Opki selaku Koordinator Umum Aksi IWD 2021 Yogyakarta dan Presidium Serikat Pembebasan Perempuan (SIEMPRE) untuk membahas berbagai permasalahan perempuan dan isu-isu gender lain yang lahir dari pola pikir misoginis di masyarakat.Dalam sesi pengantar diskusi, Julia memaparkan bahwa pola pikir misoginis di masyarakat dapat dengan mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari, terlihat dari perlakuan-perlakuan di suatu lingkungan. Tidak hanya itu, pola pikir misoginis ini juga tercermin dalam kurangnya ruang diskusi yang mendengarkan suara-suara perempuan, serta aturan-aturan dan norma sosial yang secara khusus dilekatkan pada perempuan.Untuk memahami pengaruh pola pikir misoginis terhadap perempuan dan minoritas gender lainnya, Julia mengawali pembahasannya dengan menjelaskan sejarah singkat kemunculan budaya misoginis. Awalnya, pola pikir misoginis lahir dari konstruksi-konstruksi sosial atas perempuan yang mengakar dan menjadi budaya ‘legal’ di masyarakat, sehingga menimbulkan subordinasi, objektifikasi, marginalisasi, hingga feminisasi kemiskinan. Namun, selain misoginis itu sendiri, Julia menyatakan bahwa konstruksi sosial memiliki dampak lain yang lebih luas, yaitu seksisme—perlakuan dan pandangan diskriminatif berdasarkan jenis kelamin, identitas dan ekspresi gender, serta orientasi seksual tertentu.

Tidak hanya itu, Julia juga membicarakan tentang bagaimana pandemi COVID-19 memperparah kondisi perempuan di Indonesia dalam diskusi yang bertajuk “Women’s Struggle in Misogynistic Society” ini. Segala permasalahan yang dihadapi perempuan kemudian dinaikkan dan disuarakan dalam tuntutan peringatan Hari Perempuan Internasional. Sejak awal Hari Perempuan Internasional diperingati, hingga saat ini, tuntutan yang dibawakan selalu membawa satu suara yang sama, yaitu mewujudkan kesetaraan di berbagai aspek. Meski begitu, tuntutan-tuntutan ini juga selalu disesuaikan lagi dengan konteks tempat dan waktu peringatan Hari Perempuan Internasional. read more

Perlunya Kesiapan dalam Menghadapi Digital Workplace

Yogyakarta, 13 Maret 2021—Keluarga Alumni FISIPOL Universitas Gadjah Mada Angkatan ’88 (KAFGAMA 88) mengadakan webinar pada Sabtu (13-03). Webinar kali ini bertajuk “Reshaping Employee, Menjawab Tantangan Lapangan Pekerjaan”. Webinar dibuka oleh sambutan Prof. Dr. Erwan A. Purwanto, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM. Webinar kemudian dilanjutkan oleh Anwar Sanusi, Ph.D, Sekjen Kementerian Tenaga Kerja RI serta Wakil Ketua Umum II PP Kagama sebagai keynote speech. Webinar juga menghadirkan dua narasumber yaitu Drs. Anung Anindita, MA., SVP Human Resources PT. Pegadaian dan Drs. Sudarsono, MM., mantan Pemimpin Redaksi Koran Tempo. Moderator dalam webinar ini adalah Surria Dwi Wahyu, S.Sos., pemilik Quantum Inspirasi Personal Development Center. read more

Rakyan Sekar Kinanthi, Mahasiswa Fisipol UGM Raih Prestasi dalam Ajang Asian English Olympics 2021

Yogyakarta, 13 Maret 2021 – Rakyan Sekar Kinanthi, mahaiswa PSdK Fisipol UGM angkatan 2018 berhasil meraih prestasi pada Asian English Olympics (AEO) 2021 yaitu 6th Main Best Speaker. Ajang tersebut ia ikuti bersama rekannya, Matthew Pungga Cornelius Nathanael Gulton, mahasiswa fakultas Teknik yang meraih 8th Main Best Speaker. AEO yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Nusantara ini merupakan lomba debat parlementer dengan sistem British Parliamentary. Dengan diikuti oleh 94 tim dari berbagai universitas di Asia, termasuk diantaranya berasal dari Korea Selatan, Cina, Jepang, Vietnam, Filipina, serta Malaysia. read more

Pembukaan Festival 8×3: Gerak Bising dalam Ruang Hening

Yogyakarta, 8 Maret 2021Dalam rangka menyoroti tantangan dan strategi subjek kreatif dalam menghadapi pandemi COVID-19, Youth Studies Center atau YouSure FISIPOL UGM mengadakan penelitian kolaboratif antara akademisi dengan pekerja kreatif. Hasil dari penelitian yang bekerja sama dengan Faculty of Arts, University of Melbourne ini dituangkan dalam sebuah festival seni daring bertajuk “Festival 8×3: Gerak Bising dalam Ruang Hening”. Melalui platform Zoom Meeting dan ditayangkan langsung di kanal Youtube FISIPOL UGM, pembukaan dari festival seni daring ini diselenggarakan dengan mengundang langsung Dr. Oki Rahadianto Sutopo, Gregorius ragil Wibawanto M.A., dan Dr. Novi Kurnia selaku peneliti dari YouSure FISIPOL UGM. Turut bergabung juga secara daring peneliti dari University of Melbourne, Dr. Annisa R. Beta dan Dr. Ariane Utomo. 

Sebelum menyaksikan video luaran penelitian, pembawa acara mengajak para peneliti untuk berbagi terlebih dahulu mengenai dorongan awal lahirnya penelitian ini. Tidak lupa, pembawa acara juga menanyakan harapan para peneliti atas adanya penelitian kolaboratif semacam ini. Novi mengungkapkan bahwa ide untuk menyelenggarakan penelitian kolaboratif ini tercetus atas kesadaran bahwa seluruh pekerjaan terkena dampak dari pandemi. Dari situlah, lahir rasa solidaritas dan empati untuk berkolaborasi menciptakan sebuah penelitian bersama yang menyoroti strategi para pekerja kreatif di Yogyakarta dalam menghadapi tantangan masa pandemi COVID-19. Oki, selaku salah satu peneliti yang terlibat, berharap bahwa inisiasi kolaboratif tanpa batas antara akademisi dan pekerja kreatif semacam ini dapat dilanjutkan pada masa yang akan datang dengan bentuk kerja sama yang lebih produktif untuk menghadapi pandemi COVID-19. read more