Yogyakarta, 6 Agustus 2026─Rangkaian kegiatan PIONIR Society 2026 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UGM berlanjut pada hari ini (6/8). Memasuki hari kedua pelaksanaannya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan akademis, tetapi juga mulai menumbuhkan daya kritis para mahasiswa baru. Kegiatan dimulai dengan sesi refleksi di kelas dan dilanjutkan sesi departemen dan himpunan mahasiswa departemen. Mahasiswa baru mendapatkan kesempatan berharga untuk mengenal lebih dalam mengenai program studi mereka masing-masing, budaya akademik yang berlaku, dan lain-lain. Usai mengenal departemen masing-masing, acara dilanjutkan dengan sesi Konsolidasi Aksi dengan tema “Keadilan Pendidikan dalam Ketidakpastian” yang diselenggarakan di area Selasar Barat.
SDGs 4: Quality Education
Yogyakarta, 5 Agustus 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali membagikan tumbler secara gratis pada 629 mahasiswa baru, Rabu (6/8). Sejak diinisiasi pada tahun 2024 lalu, FISIPOL UGM terus melanjutkan program ini sebagai bentuk komitmen green campus yang digaungkan oleh fakultas.
Seremonial pembagian tumbler ini menjadi salah satu agenda dari rangkaian acara pembukaan PIONIR SOCIETY 2026, diserahkan secara langsung oleh Dekan FISIPOL UGM, Dr. Wawan Mas’udi, kepada enam perwakilan mahasiswa baru dari tiap departemen.
Yogyakarta, 5 Agustus 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM melaksanakan kegiatan PIONIR Society 2026 yang mengangkat tema “Rangkai Arah Prakarsa Muda” hari pertama pada Rabu (5/8). Agenda diawali dengan Sesi Kepemanduan dan dilanjutkan dengan Upacara Pembukaan di area Selasar Barat. Kegiatan orientasi ini diikuti sebanyak 629 mahasiswa baru tahun angkatan 2026.
Dalam sambutannya, Dekan FISIPOL UGM Dr. Wawan Mas’udi menyampaikan pesan kepada para mahasiswa baru mengapa harus bangga menjadi bagian dari kampus impian, FISIPOL UGM.
Yogyakarta, 30 Juli 2026─Masa penyambutan mahasiswa baru selalu menjadi momen yang paling dinantikan di setiap awal tahun ajaran. Di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM), semangat tersebut semakin berkobar seiring semakin dekatnya rangkaian kegiatan PIONIR Society 2026. Acara ini bukan hanya untuk menyambut keluarga baru fakultas namun sekaligus memberi pembekalan bagi mahasiswa baru dalam memulai perjalanan akademis mereka di kampus impian.
Tahun ini, PIONIR Society 2026 dilaksanakan pada tanggal 5-6 Agustus 2026 sebagai salah satu rangkaian dari PIONIR Gadjah Mada 2026. Membawa visi yang mendalam melalui tema “Rangkai Arah Prakarsa Muda”. Tema ini memiliki makna filosofis yang kuat sebagai gerbang pembelajaran awal. Melalui semangat kebersamaan, mahasiswa baru diajak untuk mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyusun ‘kompas tujuan’ yang matang, agar setiap kiprah yang mereka ambil senantiasa memiliki landasan yang jelas dan terarah. Dipadukan dengan keberanian dalam mengambil inisiatif, mahasiswa diharapkan dapat menjadi pribadi proaktif yang tidak sekadar menyerap pengetahuan, tetapi juga mampu menggerakkan perubahan positif yang berdampak luas bagi sekelilingnya.
Yogyakarta, 27 Juli 2026─Departemen HI Fisipol UGM bekerja sama dengan United Nations Office on Genocide Prevention and Responsibility to Protect, Asia Pacific Centre for the Responsibility to Protect di The University of Queensland Australia, serta UIN Jakarta dan Universitas Islam Indonesia sedang menyelenggarakan Short Course Atrocity Prevention 2026. Agenda kolaborasi ini dilaksanakan dari tanggal 20 – 30 Juli 2026, diawali dengan pelaksanaan Short Course secara daring mulai dari tanggal 20 Juli hingga 23 Juli 2026 lalu.
Yogyakarta, 22 Juli 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) luluskan sebanyak 76 mahasiswa Program Magister dalam Wisuda Pasca Sarjana Periode IV Tahun Ajaran 2025/2026 pada Rabu (22/7). Terdiri dari 33 wisudawan perempuan dan 43 wisudawan laki-laki, prosesi wisuda kali ini diikuti oleh 75 wisudawan dari Program Magister, dan 1 wisudawan dari Program Doktoral.
Adapun 21 wisudawan dari Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, 17 wisudawan dari Program Studi Magister Ilmu Hubungan Internasional, 25 wisudawan dari Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik, 2 wisudawan dari Program Studi Magister Pembangunan Sosial Dan Kesejahteraan, 1 wisudawan dari Program Studi Magister Sosiologi, 5 wisudawan dari Program Studi Magister Manajemen Dan Kebijakan Publik, 4 wisudawan dari Program Studi Magister Politik Dan Pemerintahan, dan 1 wisudawan dari Program Doktor Sosiologi.
Yogyakarta, 20 Juli 2026ㅡDepartemen Politik dan Pemerintahan (DPP) Fisipol UGM menerima kunjungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Musamus Merauke pada hari ini (20/7) di Ruang BA 412 Fisipol UGM. Kunjungan ini diselenggarakan dalam rangka Pendampingan Tata Kelola Akreditasi Program Studi Pembangunan Sosial dan Program Studi Ilmu Politik di Universitas Musamus Merauke.
Kunjungan ini dihadiri oleh perwakilan DPP Fisipol UGM, yakni Dr. rer. pol. Mada Sukmajati, Dr. Joash Elisha Stephen Tapiheru, dan Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia, M.A, Tim Unit Jaminan Mutu Fisipol UGM, serta pihak FISIPOL Universitas Musamus Merauke.
Yogyakarta, 20 Juli 2026—Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UGM berkolaborasi dengan The University of Melbourne selenggarakan panel bertajuk “Sustaining Imagination: Eco-Aesthetics, Creativity, and the Ethics of Intelligent Futures”. Panel ini merupakan panel kedua dari rangkaian acara Australia-Indonesia in Conversation (AIC) 2026.
Berbeda dengan panel sebelumnya yang membahas tata kelola kekuasaan, panel ini mengangkat sudut pandang kreativitas manusia, etika, dan keberlanjutan ekologi. Dekan FISIPOL UGM, Wawan Mas’udi, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembahasan pengaruh AI dalam imajinasi manusia yang beretika dan sadar secara ekologis. “Panel ini mengajak kita untuk merenungkan bagaimana inovasi teknologi dapat mendukung, bukan menggantikan, imajinasi manusia, sambil tetap berpegang pada tanggung jawab etis dan kesadaran ekologis,” ujarnya.
Yogyakarta, 20 Juli 2026 — Kehadiran Artificial Intelligence (AI) tidak bisa lagi dipandang sekadar sebagai keajaiban inovasi, melainkan sebuah instrumen kompleks yang berpotensi melanggengkan dominasi dan ketimpangan struktural. Hal ini mengemuka dalam diskusi kritis The 6th Australia-Indonesia in Conversation (AIC) 2026 pada Panel pertama bertajuk “Governing Intelligence: Ethics, Power, and the Politics of Knowing” menghadirkan Prof. Robert Hassan dan Dr. Silvia Montaña-Niño dari The University of Melbourne, serta Prof. Ridi Ferdiana dan Pratiwi Utami, Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada. Diskusi dipandu oleh Dr. Indah Surya Wardhani dan berlangsung di Auditorium Lt.4 FISIPOL UGM, Senin (20/7).
Yogyakarta, 20 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan University of Melbourne menyelenggarakan agenda tahunan Australia-Indonesia in Conversation (AIC) 2026 pada hari ini, Senin (20/7). Mengusung tema “Is AI the Game-Changer? Intelligence Unbound: Ethics, Power, and the Imagination of Life in the Digital Age”, rangkaian acara ini diawali dengan pelaksanaan Press Conference yang bertempat di Ruang Sidang Dekanat FISIPOL UGM.