Yogyakarta, 24 November 2019—Memperjuangkan hak terkadang terdengar seperti sesuatu yang membutuhkan kerja sangat keras. Memperjuangkan hak terdengar seperti hal yang sangat berkaitan dengan demonstrasi, diskusi dengan pembicara yang merupakan pakar kasus tertentu, atau sebuah kurikulum dalam kelas. Namun, rupanya teman-teman yang menyelenggarakan Pasar sepaHAM memiliki ide alternatif untuk memperjuangkan hak-hak berbagai orang.
Peluncuran perdana acara ini dapat dibilang cukup menarik karena pempromosiannya yang tidak biasa. Dengan promosi yang cukup gencar dari media sosial terutama melalui instagram, panitia Pasar sepaHAM memberi teaser pelan-pelan terhadap acara yang mereka persiapkan. Dengan menggunakan meme audisi Biskuat yang lampau, foto-foto kucing, dan desain jenaka yang salah satunya menggunakan font comic sans, acara ini menggaet peminatnya dengan keunikannya sendiri.